Selasa, 18 November 2008

The Codolaro

Muhammad Riswanda Imawan


The Codolaro

Pembuka
Halo guys! Gue akhirnya kesampean buat novel aneh ini. Aku dapat inspirasi dari para kawan –kawanku yang aneh, bitch…ass hole d.l.l. Aku (Wapret) Cuma hanya pengen sorry amet kalo ada nyinggung! LALALALALA. Let’s begin the story! TETAPI CERITA INI MEMILIKI UNSUR KEJAM. JANGAN PERBOLEHKAN COWO HAMIL BACA INI



Ketika Kiai Bertasbih

Pagi itu, aku bangun sangat pagi. Ini karena pembokat(pembantu) gue nyiram aku dengan air keran yang tercampur kotoran – kotoran beberapa ekor anak di sungai. Aku lalu mencari hape dan menemukan beberapa sms pacarku mazuk. Aku membalas zmznya dengan kejam. Walaupun aku kejam, aku masih ingat ‘the cruel stepmother’ saat aku masih bocah ingusan kelas kakap. But the way aku tetep sayang ma dia. Aku teringat akan memandangnya dengan nafsu saat pertama kali melihatnya di kolam renang memakai baju yang sexsi abiezzz…..
Ternyata para pembokat membangunkanku karena ada acara ‘tasmiyahan’ di samping rumahkyu. Ada seekor bocah yang mengganti namanya yang bernama ‘Putra joko putri’ menjadi ‘Leonardo da Vinci’. Orang tidak waras itu merupakan teman karibku, kami selalu bersama, walau dia tidak waras, aku selalu menemaninya di saat sedih, bahagia, iri, sirik, banyak duit, dan benci juga saat kencing bersama. Itulah arti persahabat yang sebenarnya untuk mengincar kekayaan dan contekan.
Aku bangun, mandi, ganti baju lalu BAB, nyalin pr temen. Nyuri duit bokap buat beli pulsa en bensin untuk motor vesva peninggalan kakekku yang butut dan karatan, maklum tahun 70an. Sewaktu pengen keluar rumah, aku dicegat oleh seekor kucing garong tetanggaku yang gila. Udah gitu dia mengulurkan tangannya seperti gembel. Aku menolak, kupikir dia udah gila karena kelakuannya yang abnormal. Tetapi ketika gue menggeleng - gelengkan kepala seperti lagu Metal V.S Dugem buatan Project Pop yang gila abiez. Kucing itu mengeluarkan pisau dan hendak menodongkannya ke jantungku. Aku lalu mengeluarkan pistol dan menembaknya hingga mati.
Aku melanjutkan perjalanan ke arah matahari selingkuh, arah selatan……… aneh ya. A a a a a a a a a a a a, ternyata aku dikejari oleh para tikus gila + ngiler ngiler. Sialnya aku hari ini. Lalu, sebelum aku sampai di rumah temenku. gw bawa tu tikus ke toko kado, lalu dibungkus sebagai hadiah persahabatan kami. Dia bakal senang nih! Karena itu adalah hadiah terbaik pertama masalah mengasih binatang, bangkai Anjing + kuburan buatnya.
Saat aku masuk kerumahnya, aku mencari sahabatku di kamarnya. Saat membuka pintu, para teman - temanku menyambutku dengan lemparan pisau yang nyaris membunuhku. Saat melirik ke kanan tampak anak – anak berebutan untuk memainkan sebuah komputer karatan dan butut yang berisi game SEAL ONLINE, dan karena itulah 100 anak bocah ingusan saling membunuh untuk mendapatkan kesempatan memainkan game asyik itu. Mereka ingin membunuh aku karena mengira gue bakal mo maen juga tu game. Saat aku berlari dari kejaran para SEAL gamer ini, aku menembukan kalo para SEAL gamer ini telah tercuci otaknya oleh ajaran BARNEY, dia telah mengajarkan anak – anak di dunia dengan ajaran tak benar.
Back to Real, gue dikejar para penganut Barney. Langsung aja para bokap – bokap mereka pada datang ke kamar ini. Para anak – anak menyembunyikan senjata mereka dan melempar para mayat – mayat keluar jendela. Para ibu yang melihat anak – anaknya yang memasang wajah lugu lalu membiarkan saja mereka bermain dan kembali ke ruang tamu. Aku yang ketakutan lalu lari terbirit – birit hendak loncat dari jendela, tapi dihalangi para penganut Barney. Mereka lalu mengeluarkan ‘M4 CARBINE’ dan menembakannya ke arahku. saat aku ketakutan tiba –tiba ada yang kesurupan.
Kesurupan pun terjadi. Para penganut BARNEY pun mulai berdoa sesuai agama BARNEY mereka, yaitu dengan cara goyang ngebor menampilkan pantat sexsi mereka. Para ibu – ibu pun datang. Next, salah atu dari mereka lalu menelpon saudaranya di Jermany untuk mencari kiai. Ibu itu berkata “ Hei bro! whassup bro! ge ngapaen niech? Eh boleh minta tolong ga? Anakku yang bernama Fuad(laki – laki) sangat pengen baju – baju feminim en gaul. Kalo bisa rok mini ya!” kata ibu itu yang telah melupakan Fuad yang kesurupan.
Setelah tiga hari satu malam, akhirnya datang juga kiai yang selalu bertasbih dan komat kamit. Bahkan komat kamitnya itu masuk pasar dunia dalam lagu ‘Saat kiai bertasbih’ dalam album ‘Kiai juga bisa ngerock geto loh!’. Aku yang ngefans, lalu meminta tanda tangan kiai itu. Walau begitu ada juga saingan lain yang pengen dapat tanda tangan. Aku lalu mengambil poster kiai saat memainkan film ‘James Bond 007’ saat tahun 2008 dulu yang bernama ‘Quantum of Solace”, dan melemparkannya ke langit – langit. Langsunglah para fans merebutnya dan pulang ke alam baka/rumah mereka masing – masing dengan jiwa yang tenang….
Walau begitu, akhirnya kiai itu membacok Fuad dan menyeretnya ke kursi panas(mungkin terbakar) di pojok. Mata Fuad mulai stereo, lirik kiri lirik kanan. Dia mulai tertawa yang kada – kada. Kiai lalu menyuruhku menyediakan air juice. Gue lalu ngecari bahan – bahan di dapur. Tapi semuanya habis dihabiskan oleh Riksa, anak pemilik rumah ini. Aku yang berotak keledai lalu mengambil air dari got, mencari beberapa ekor cicak dan kecoa, Lalu menyediakan blender. Saat semua kusatukan, gw menemukan sesuatu yang hilang. Oh ya! Bagaimana cara membuat juice warna putih ini menjadi berwarna orange layaknya jeruk! Gue yang suka coba – coba lalu memasukan sambal, kecap, tomat, kucing peliharaan dan sebuah laptop kedalam blender. Ajaib bin ajaib tu Juice berwarna Orange.
Aku yang bangga lalu menyerahkan produk juice terbaru masa kini buatanku kepada kiai. Saat aku masuk ke ruangan tampak kiai terbang dan menebarkan kembang tujuh rupa kepada Fuad. Aku yang kagum lalu menyerahkan juice itu ke Kiai yang terbang. Saat kiai meminum tu juice, dia mulai mabuk dan muntah kemulut Fuad. Fuad yang kepanasan lalu mengeluarkan komandan Joeya dari mulutnya. Komandan Joeya lalu loncat dan menebas kiai menggunakan pisau dan turun dengan membawa kiai yang mati.
Aku yang ketakutan lalu menelepon tukang komputer, tapi gagal! Saat aku pengen nelpon KFC, Joeya melemparkan granade dan meledakan ruangan. Beberapa saat kemudian, aku melihat aku terkapit oleh reruntuhan bangunan yang kedikitan semen. Aku yang sakit parah terbangun karena hape butut tapi kerekku terrnyata ada yang nelfon. Saat aku meraih hapeq, tampak si rekyaning(rekening) menelfonku. Aku lalu terkejut saat dia berkata “eh, Wan! Napa ya??? Julian tak pernah melirikku walau aku pake baju sexsi dan rok mini???? Sekalian! Yu belum ngembaliin utangmu 100 perak ! kamu niechhhh!!! Seandainya kamu bayarnya cepet…. Qu pengen beli make up dan rias kayak Mulan Jameela!” ucapnya dengan nada innocent à marah.
Sebelum dia ngomong yang macem – macem aqyu putisin za tu telepon dari rekening bank! Aku bangkit dari tumpukan bangunan, tapi tak bisa karena aku kurus. Aku mencari pertolongan “Helep Helep” tetapi tetap tak ada menjawab. Aku yang sekarat lalu didatangi para kucing preman yang memakai bulu rumbai – rumbai dan bolong di siku dan dengkul. Sambil ngerokok mereka berucap “Meong! Miaw miaw meong meong? Meong ngeoong nger nger (Hey! Apa yu yang ngebunuh anggota kami heh? Sebagai balazannya kamu harus kami bunuh)!” ucap mereka beringas.
Aku yang ketakutan dan sampai terkencing – kencing di popok gue, meminta ampun atas segala dosa gue. Tapi tu kucing minta uang $ 1.000.000(Rp. 10.000.000.000) buat ngebiarin aq hidup. Uang itu tak sepadan dengan gajihku dari hasil dicambuk menyambuk untuk belajar, ngepel, masak, cuci piring, ngebuang sampah d.l.l.
Aku yang suci lalu berdoa kepada tuhan dengan cara melafalkan ayat kursi. Walau aku melafalkan berkali – kali. Mereka tetap tak musnah dai hadapanku. Bukannya musnah, aku malah bisa melihat masa depan saat aku dipaksa Britney Spear untuk menikahinya. Walau begitu, aku menolak karena banyak sekali cewek yang tergila – gila pada gue.
Saat mereka memainkan gergaji mesin mereka, aku makin takut dan membaca ayat qursi lebih cepat. Saat kucing itu mengangkat tinggi gergaji mesinnya ke arahku, aku mendapat amanat dari tuhan untuk meluruskan bacaan ayat kursiku….. “LEMPAR KURSI DIDEKATMU!” itulah yang terdengar di kepalaku.
Aku yang telah sadar lalu mengangkat tu bangunan en ngecari kursi, ternyata ada! Lalu aku melempar kursi itu dengan sekuat tenaga. Hasilnya nihil, kucing itu memiliki otot – otot terlatih. Dan mereka membawaku ke suatu tempat.

Lembah Marizan


*note: kata ‘aku’ berganti dari tokoh Wawan menjadi tokoh Fadel
Gue yang ge maenin laptop baru saja mendengar bunyi dari hape butut gue. Pengennya ngambil, tapi keburu diambil pembokat (pembantu) gue yang bernama Wikha wekok bin Sulaiman. Baru aza kesenangan ku direbut, mukanya ketawa – ketawa melihat smsku. Oh ya! Namaku Fadel Amelza, biasanya orang manggil gue Fadel ato Bunda Faisal! Karena aku ganteng, pintar, jenius, rajin, jago, lalu Mengomel – mengomel dan mengomel.
Pembokat gue itu lalu memasang mimik sedih dan merayuku “Wahai tuanku yang ganteng dan membuatku tergila – gila padamu! Izinkanlah saya berjalan – jalan ama monster mutan Alya! Walau jelek kayak kuntilanak, dia tu baek! Zieee…zieeee. “ ucapnya.
Aku memperbolehkan saja dia. Tetapi dia malah menodongkan tangannya kepadaku. Dia meminta uang sebesar 10.000.000 rupiah buat jalan jalan. “Bangsat!” pikirku.
Aku telah marah besar! Apa – apaan itu! Tu pembantu kerjaannya Cuma zmzan, nonton tv, internetan, minta duit. Sedangkan aku? Setiap hari selalu .masak, ngepel, ngecuci, ngegoreng, ngebunuh, ngantarin, pokoknya posisinya terputar, saat ada kedua bokapku, dia selalu beragak bekerja terlalu keras! aku yang marah besar lalu menyeretnya ke ruang kosong dan ngebunuhnya dengan cara ngebakar hidup – hidup. Tetapi, saat bahagia berakhir ketika ortunya wika berkunjung kerumahku.
Saat pertama, aku mencari – cari ayam buat dibunuh, oh yeah! Ternyata temenku tu juragan ayam! Kubunuh tu ayam tanpa berkepriayaman dan menaroh darahnya di pakaian yang sering pembokat pake lalu kurobek – robek. Ortu wekok yang tak sabar lalu menendang pintu hingga terpental, aku terkejut sekali, apalagi karena laptopku yang di ruang tamu tidak mengarah kepintu. Jadi jika membuka pintu, akan langsung terlihat laptopku.
Sementara bokap wekok bengong karena melihat laptopku mumbuka situs yang kada – kada, aku berhasil mengumpulkan bukti – bukti agar aku tak masuk penjara. Gue lalu membangunkan kedua bokap wekok itu, tapi sepertinya ‘they are’ sangat trauma. Entah kenapa? Back to real, baby! Walau aku menggerakan body mereka, tetep aja gak sadar! (note: bagi orang non455 jangan dibaca, langsung ke 2 paraghrap berikutnya za) Terpaksa aku harus mengambil pendeng dan mencambuk mereka sampai sadar, tetep tak mau! Lalu kusiram pake aer super mendidih, tetep tak mau! Apa yang harus gw lakuin?
A. kill they!
B. Telpon KFC
C. Biarin aza! Back to work!
Sesuai jawaban:
A. Gue bunuh aza dah! Gw lalu nyari pisau lalu menikam mereka tepat di kepala mereka, terus menerus. Alamak, gue ternyata terkena kutukan tuhan yang maha esa melalui tersambar petir dan berubah menjadi boneka pembunuh seperti chuckie (bad ending)
B. “Halo? Halo?” ujarku seraya memegang gagang sapu ijuk. Tak ada jawaban dari sapu ijuk. Ternyata tak disangka, pembicaraanku melalui sapu ijuk tersadap oleh polisi, lalu mereka menangkapku dan menjatuhi hukuman mati terkena serangan 1.000.000.000.000 milivolt/minggu(bad ending)
C. Mereka kubiarin aza! So what getoloh! Tetapi ternyata itu Cuma boneka yang mirip mereka! Aku yang tak sadar ternyata ditikam dari belakang oleh kedua ortunya dan tewas lalu diberi makan ke domba – domba jinak yang kelaperan(bad ending)
D. Aku yang baik hati lalu membawa mereka ke pesta, nie cerita bakal dilanjutkan ke paragrap berikyutnya.
“La La La La La La La La La La La La, naik naik ke puncak everest, tinggi – tinggi sekali. Kiri kanan kulihat aja… banyak kuburan orang….. depan belakang…. Kulihat aja…. Ada mobil bar – bar mo nabrak gue…….” Ujarku seraya menirukan lagu naik – naik ke puncak gunung.
Pucuk tak ada di pinang….ada mobil berlagak F1 nabrak bajaj/bajai yang kunaikin beserta ortunya wekok. Alhasil gue terlempar – lempar sampe lembah terdalam didunia. Lembah Marizan, kalo masuk anda akan tenggelam.……. Yo…yoooooo.. watefuk? gw yang ketakutan lalu menarik pegas di depanku, langsunglah gw terlempar dari tempat dudukgw dan mendarat tak selamat di ujung tebing. Tanganku yang satunya memegang ujung tebing, yang satunya laptop. gw menguatkan tangan kanan gw untuk naik ke atas. Tetapi nihil coz laptopku terlalu berat. Lalu terbentuklah Fadel Baik dan Fadel jahat.
Fadel Jahat: “Woi Del! Kalo lhu lepasin tu laptop you bakalan gak pernah lagi biza main game lagi yang ada disitu ato buka situs BF lewat laptoplhu!”
Fadel Baik : “Watdefuk? Son of a Bitch! Persetan dengan laptop! Pentingkan nyawa lho coey! Nyawa lho nyawa kita juga!!”
Fadel : “ah……milih laptop ato nyawa ya?
Akhirnya perdebatan dimulai
Fadel Jahat : “Nyawa? Persetan dengan nyawa! You tau ga??? Kalo si Ferkedel itu pulang dengan selamat dan kembali kerumahnya.
Dia bakalan memiliki hidup hampa tanpa laptop kesayangannya! Tanpa game, music, dokumen, nginternet, bf d.l.l!
Bisa – bias dia bunuh diri!”
Fadel Baik : “hiiiihhh…..bener zuga lhooooo…..!!!! aku sekarang dukung laptop! Bukan nyawa lagi!”
Fadel : “oce sodara sodara! Kai kai en nini nini serta Fadel baik dan jahat serta aku! Apakah hasil siding ini?”
Fadel, Fadel Jahat, Fadel Baik : LAPTOP! LAPTOP! LAPTOP! PILIH PARTAI LAPTOP!

Alamak! Akhirnya Fadel berusaha naik tanpa menjatuhkan laptop. Tetapi malah ujung tebing yang runtuh, gw en laptop melayang di udara dan jatuh ke lembah……………………………….

Aden Return


Hehehe! Ceritanya blum celesai… ku Cuma pengen denger pendapat kalian tentang novelku yang blum zelesai ini!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar